Bab 136 Meningkatkan Objek Luar Biasa (Kompensasi Bab 2)
Melalui Mata Identifikasi, Felyn memastikan bahwa Cincin Jiwa telah mengalami peningkatan, yakni dari artefak terkutuk Tipe I menjadi Tipe II.
Setelah peningkatan tersebut, baik kemampuan luar biasa maupun efek sampingnya turut berubah. Kemampuan luar biasanya, yang semula hanya dapat dilepaskan pada satu target, kini bisa menyasar banyak target sekaligus, dengan kekuatan yang juga meningkat. Namun, efek sampingnya berubah dari yang semula berpotensi mematikan menjadi pasti mematikan. Kekuatannya memang bertambah, tetapi justru ke arah yang merugikan.
"Benda ini benar-benar bisa meningkatkan artefak luar biasa!"
Felyn tidak dapat menahan rasa antusiasnya. Panel yang telah membuka segel pertamanya itu ternyata benar-benar mampu meningkatkan kualitas artefak luar biasa. Bagi Felyn saat ini, fungsi tersebut sangatlah berguna.
Meskipun level Mata Identifikasi miliknya telah mencapai Lingkaran Kesembilan dan tergolong sebagai lingkaran tinggi, kekuatannya belum sepenuhnya setara dengan tingkatan tersebut. Penyebabnya adalah ia tidak memiliki artefak terkutuk yang cukup kuat untuk memaksimalkan potensi dari Mata Identifikasi miliknya. Kini, kemampuan panel tersebut memberinya cara untuk memperoleh artefak luar biasa dengan kekuatan yang dahsyat.
"Satu-satunya kekurangan adalah ini membutuhkan Poin Misteri."
Sama seperti peningkatan pada seni rahasia, peningkatan artefak luar biasa juga memerlukan Poin Misteri, yang membuat Felyn sempat ragu. Jika ia terus memilih untuk meningkatkan artefak luar biasa, maka Poin Misteri yang diperoleh harus dibagi menjadi tiga bagian: satu untuk seni rahasia Pistol Misteri, satu untuk Mata Identifikasi, dan satu lagi untuk artefak luar biasa. Dengan pembagian menjadi tiga bagian, jatah poin untuk setiap elemen akan berkurang, sehingga kecepatan peningkatan seni rahasia pasti akan melambat.
"Seharusnya tidak dihitung seperti itu."
Felyn tiba-tiba menggelengkan kepala. Ia menyadari bahwa dirinya terjebak dalam kekeliruan berpikir. Ia hanya terpaku pada pembagian Poin Misteri, tanpa memikirkan bahwa peningkatan artefak luar biasa pasti akan memperkuat kekuatannya. Peningkatan kekuatan akan membawanya ke level yang lebih tinggi, memungkinkannya untuk bertarung dan berhadapan dengan pemuja sekte sesat yang lebih kuat, yang pada akhirnya akan mendatangkan lebih banyak Poin Misteri. Dengan Poin Misteri yang lebih banyak, meskipun dibagi tiga, kecepatan peningkatan seni rahasia tetap berpotensi untuk meningkat, bukan justru menurun.
"Tunggu, dibandingkan dengan meningkatkan artefak luar biasa, apakah lebih baik jika aku mempelajari lebih banyak seni rahasia?" Felyn tiba-tiba terpikir sebuah pertanyaan.
Artefak luar biasa memang memberinya kemampuan di luar seni rahasia, namun karena harus bergantung pada benda fisik, artefak tersebut bisa saja dirampas. Sementara itu, seni rahasia yang telah dikuasai akan menjadi bagian dari diri sendiri dan tidak dapat dirampas. Apakah memilih untuk mempelajari lebih banyak jenis seni rahasia lebih baik daripada meningkatkan artefak luar biasa?
"Memilih untuk mempelajari lebih banyak seni rahasia tidaklah realistis, itu justru akan benar-benar menghambat kecepatan peningkatan semua seni rahasia." Felyn segera menepis gagasan tersebut.
Selain pengecualian pada Mata Identifikasi, hampir semua seni rahasia memerlukan buku panduan lanjutan untuk ditingkatkan, bukan sekadar memiliki Poin Misteri yang cukup. Jika ia menghabiskan waktu yang terbatas untuk mempelajari metode lanjutan dari berbagai seni rahasia, itu justru akan menghambat kemajuan setiap seni rahasia yang ia miliki.
"Jadi, cara terbaik adalah tetap fokus pada Mata Identifikasi dan Pistol Misteri, sambil meningkatkan beberapa artefak luar biasa untuk menutupi kelemahan diri," simpul Felyn. Ia telah menjernihkan pikirannya dan memahami cara memaksimalkan panel yang telah terbuka segelnya itu untuk meningkatkan kekuatan diri secepat mungkin.
"Mari kita lihat efek serangan terhadap banyak target dari Cincin Jiwa yang telah ditingkatkan ke Tipe II."
Felyn meninggalkan kamar tidur dan menuju ruang bawah tanah rumahnya. Selain sebagai tempat penyimpanan, salah satu ruangan di sana telah ia ubah menjadi ruang latihan menembak. Ia menyalakan lampu minyak, mengambil tiga target sasaran, dan menempatkannya dengan jarak tertentu.
Kemudian, ia mengenakan Cincin Jiwa di jarinya dan mencoba menyerang ketiga target tersebut menggunakan kemampuan baru yang baru saja didapatkannya.
*Syu!*
Saat Felyn mengaktifkan cincin tersebut, jarinya tiba-tiba terasa seperti tertusuk jarum. Permukaan cincin yang semula bermotif bunga berubah menjadi hitam. Seiring dengan perubahan warna tersebut, muncul bunga hitam berukuran sebesar baskom yang berputar dengan cepat. Dari bunga raksasa itu, kelopak-kelopak hitam berhamburan dan menyerang ketiga target sasaran.
*Puk, puk, puk!*
Ketiga target tersebut diserang oleh banyaknya kelopak hitam hingga beberapa saat kemudian serangan pun berhenti. Karena Cincin Jiwa tidak memiliki kemampuan serangan fisik, kelopak bunga itu menembus target tanpa merusaknya sedikit pun, lalu menghilang setelah menghantam pelat baja di belakangnya.
"Maksimal bisa menyerang sepuluh target sekaligus, namun jika sepuluh target diserang secara bersamaan, kerusakan jiwa pada setiap target pasti akan melemah."
Felyn mengingat informasi yang ia terima dari cincin tersebut saat menggunakannya. Dengan memiliki Cincin Jiwa yang bisa menyerang sepuluh target sekaligus, ia kini memiliki cara untuk menghadapi situasi jika dikepung.
"Sayangnya, aku tidak bisa menguji kekuatannya untuk mengetahui sejauh mana level kekuatannya sekarang." Felyn merasa sedikit menyesal. Cincin Jiwa hanya memberikan kerusakan pada jiwa dan tidak memiliki efek fisik, sehingga ia tidak bisa menilai kekuatannya melalui target mati seperti papan sasaran. Ia harus menunggu kesempatan saat berhadapan dengan musuh nyata nanti.
"Tidak lama lagi, mungkin dalam beberapa hari ke depan akan ada kesempatan."
Felyn sempat mendengar percakapan antara Lindy dan Kepala Biro Dorji mengenai rencana jebakan untuk menghadapi kelompok Darah Merah. Ia tahu bahwa dalam beberapa hari ke depan, akan terjadi pertempuran sengit.
"Ada pertempuran, maka aku harus meningkatkan kekuatanku lebih jauh."
"Peningkatan Cincin Jiwa ke Tipe II menghabiskan 16 Poin Misteri. Sisa poin yang ada seharusnya cukup untuk meningkatkannya lagi, jadi mari kita tingkatkan sekali lagi."
Felyn memasukkan Cincin Jiwa ke dalam panel dan memilih untuk meningkatkannya kembali.
*Syu!*
Poin Misteri berkurang 112, tersisa 49. Situasi serupa kembali terjadi. Tulisan "Tipe II" di belakang nama Cincin Jiwa mulai berkedip-kedip. Kekuatan luar biasa berkumpul dan masuk ke dalam panel untuk menyempurnakan cincin tersebut. Tak lama kemudian, kilauan itu berhenti dan tulisan "Tipe II" berubah menjadi "Tipe III".
Cincin Jiwa yang baru saja ditingkatkan ke Tipe II kini telah berhasil ditingkatkan menjadi Tipe III.