Bab 134 Segel Terbuka

Penguasa Ilmu Rahasia! Kesatria Embun Perak 2468kata 2026-03-31 17:54:25

Sore hari saat pulang kerja, karena libur, Ivy naik kereta kuda sendirian kembali ke Vila Freeman.

"Wakil Direktur, karena besok dan lusa libur, saya berencana kembali ke tempat tinggal saya untuk bersih-bersih agar nyaman ditempati setelah saya pindah dari vila Anda nanti," ucap Felyn kepada Lindy, alih-alih menaiki kereta kuda putih milik wanita itu.

"Begitu terburu-buru ingin pindah dari vilaku? Apa kau tidak nyaman tinggal di sana?" Lindy mengerutkan kening, suaranya terdengar agak tidak senang.

"Mana mungkin, tinggal di vila Wakil Direktur sungguh sebuah kenikmatan, sampai-sampai saya merasa berat untuk pindah," jawab Felyn sambil tersenyum buru-buru. "Namun, setelah urusan ini selesai, saya tidak mungkin terus-menerus menumpang di tempat Anda."

Tinggal di vila dan dilayani oleh pelayan adalah kehidupan yang bagaikan mimpi baginya, tentu saja ia tidak ingin pergi. Namun, ia tinggal di sana semata-mata karena perlindungan Lindy, jadi begitu bahaya mereda, sudah waktunya ia pindah.

"Terserah kau saja," ujar Lindy. Ia pun naik ke kereta kudanya, dan kendaraan itu segera melaju pergi.

Felyn berjalan menuju kereta kuda yang disediakan Biro Keamanan untuknya, lalu meninggalkan kantor biro. Setelah makan malam di dekat tempat tinggalnya, ia kembali ke rumah dan mulai melakukan pembersihan besar-besaran di kedua lantai bangunan itu.

Itu adalah proyek yang melelahkan, menghabiskan waktu dua hingga tiga jam sampai akhirnya ia selesai. Pembersihan itu hanya bersifat kasar; mustahil membuat setiap sudut menjadi benar-benar bersih tanpa cela. Ia tidak memiliki obsesi akan kebersihan, dan ia pun tidak merasa perlu mengejar kesempurnaan tersebut.

Hari sudah larut, ia pun masuk ke dalam kamar tidur.

"Tingkatkan."

Ia memanggil panel sistem, mengunci kolom Mata Identifikasi, dan memilih untuk meningkatkannya. Kembali ke tempat tinggalnya bukan hanya untuk bersih-besih, tetapi juga agar ia bisa meningkatkan Mata Identifikasi.

Lingkaran kedelapan adalah tingkat terakhir dari Lingkaran Menengah, sedangkan Lingkaran kesembilan sudah termasuk dalam jajaran Lingkaran Tinggi. Saat peningkatan terjadi, gejolak yang ditimbulkan pasti akan sangat besar dan pasti akan disadari oleh Lindy maupun Direktur Dorji.

Di Biro Keamanan, orang-orang sering menguji kemampuan luar biasa, sehingga fluktuasi energi sering terjadi. Dalam kondisi normal, keduanya tidak akan datang memeriksa hanya karena adanya fluktuasi energi, tetapi itu hanya berlaku jika fluktuasinya tidak terlalu kuat.

Gejolak dari kemajuan dari Lingkaran kedelapan ke kesembilan sangatlah dahsyat, kemungkinan besar akan menarik perhatian mereka, dan kejadian di vila Lindy bisa terulang kembali. Untuk menghindari gangguan, ia memilih untuk meningkatkan kemampuannya di rumah, bukan di Biro Keamanan. Adapun memberi tahu mereka sebelumnya, hal itu tidak realistis karena dalam kondisi normal, tidak ada yang tahu kapan kemampuan rahasia mereka akan meningkat.

*Syu!*

Poin misteri berkurang 256 menjadi 169, tulisan "Lingkaran Kedelapan" pada Mata Identifikasi menghilang dan berubah menjadi "Lingkaran Kesembilan".

*Syu!*

Ingatan dalam jumlah besar mengalir ke otaknya bagaikan air bah. Itu adalah memori yang luar biasa banyaknya, berkali-kali lipat lebih besar daripada saat naik dari Lingkaran ketujuh ke kedelapan. Ingatan tersebut berisi proses identifikasi berbagai benda, di antaranya banyak yang merupakan benda terkutuk. Setelah cukup lama, pengaliran ingatan itu akhirnya berakhir.

*Wung!*

Begitu pengaliran selesai, pupil mata kanannya memancarkan cahaya biru. Di dalam cahaya tersebut, pola ritual pencerahan yang rumit muncul dan berputar. Sesuatu yang tak terlihat dan tak teraba ditarik masuk ke dalam mata kanannya, melakukan transformasi pada organ tersebut. Pola ritual pencerahan di matanya terus berubah, menjadi lebih kompleks dan memancarkan aura misterius.

Tak lama kemudian, perubahan pola itu berhenti. Hawa sejuk yang luar biasa mengalir keluar dari mata kanannya, menjalar ke seluruh tubuh, dan memperkuat fisik sepenuhnya. Saat penguatan berakhir, kondisi fisiknya yang semula berada di tingkat Lingkaran kelima meningkat drastis. Sejauh mana tepatnya, itu sudah melampaui pengetahuannya. Ia baru akan tahu setelah bertemu dengan praktisi luar biasa dengan tingkat fisik yang setara di masa depan.

"Pendengaranku menjadi sangat tajam!"

Merasakan perubahan pada tubuhnya, Felyn segera menyadari pendengarannya menjadi luar biasa peka. Di jalanan luar rumah, angin kencang menderu, meniup pepohonan yang hanya menyisakan dahan-dahan gundul.

*Plak!*

Dahan itu bergetar, salju di atasnya jatuh ke tanah, mengeluarkan suara yang sangat halus. Meski jaraknya cukup jauh dan suaranya sangat kecil, ia tetap bisa mendengarnya dengan jelas.

"Bukan hanya pendengaran yang diperkuat, tetapi juga penciuman dan penglihatan." Felyn segera menyadari bahwa selain pendengaran, penciuman dan penglihatannya pun membaik. Ia bisa mencium aroma debu yang tertinggal di ruangan karena lama tidak dihuni—sesuatu yang sebelumnya tidak bisa ia cium. Di matanya, berbagai benda di ruangan tampak lebih tajam, bahkan serat-serat halus pun terlihat jelas.

"Sepertinya kelima indra telah diperkuat secara luar biasa," gumamnya dalam hati.

Selain pendengaran, penciuman, dan penglihatan, indra peraba dan perasa juga seharusnya ikut meningkat. Segera, ia menguji kemampuan peraba dan perasanya. Ia mengambil sebuah buku, tidak membaca isinya, melainkan menyentuh huruf-huruf di halaman tersebut dengan jarinya. Hal aneh terjadi; ia ternyata bisa mengetahui isi buku itu hanya melalui sentuhan.

Itu bukanlah huruf Braille yang menonjol, melainkan buku biasa. Karena adanya tinta, secara teknis memang ada perbedaan dengan kertas putih, namun perbedaannya sangat tipis. Dalam kondisi normal, mustahil ia bisa membaca dengan meraba. Kejadian ini tentu karena peningkatan drastis pada indra perabanya.

Ia pergi ke dapur, mengambil selai, dan mencicipi sedikit dengan jarinya. Apel, anggur, pir... komposisi selai itu bisa ia identifikasi dengan jelas.

"Syarat pembukaan segel tercapai, lakukan pembukaan segel!"

Sebelum ia sempat menguji lebih lanjut kelima inderanya, tulisan muncul dan menghilang dengan cepat di depan matanya.

"Syarat pembukaan segel tercapai? Apa maksudnya ini?" Felyn tertegun melihat notifikasi yang belum pernah muncul sebelumnya. Dilihat dari istilah "pembukaan segel", sepertinya ada segel pada panel sistem yang terbuka, yang akan memunculkan fungsi baru. Selama ini, ia mengira fungsi panel hanya untuk memperoleh poin misteri dan menggunakannya untuk meningkatkan keterampilan. Namun, ternyata tidak demikian. Sepertinya selama ini panel berada dalam kondisi tersegel dengan fungsi dasar saja, dan kini setelah mencapai syarat tertentu, fungsi baru akan muncul.

"Panel."

Ia segera memanggil panel sistem.

Nama: Felyn
Mata Identifikasi: Lingkaran Kesembilan (Dapat ditingkatkan)
Senapan Misteri: Lingkaran Kelima (Tidak dapat ditingkatkan)
Autopsi: Tingkat Master (Tidak dapat ditingkatkan)
Teknik Bertarung Ular: Tingkat Master (Tidak dapat ditingkatkan)
Benda Luar Biasa: Tidak ada (Tidak dapat ditingkatkan)
Poin Misteri: 169